Contoh Perubahan Dikehendaki dan Tidak Dikehendaki

Nraleaders.com – Dari dulu hingga saat ini kita sudah sering melihat dan mengalami perubahan sosial di dalam lingkungan sekitar-kita.

Menurut Herakleitos Perubahan sosial ini akan selalu terjadi secara terus menerus di dalam kehidupan manusia.

Perubahan sosial ini terjadi karena keinginan manusia itu sendiri namun ada juga yang terjadi secara tiba-tiba pada waktu yang tidak tepat.

Oleh sebab itu, kami ingin membahas lebih jelas terkait contoh perubahan sosial dikehendaki dan tidak dikehendaki.

Apa yang dimaksud Perubahan Dikehendaki?

Sebelum masuk ke pembahasan contohnya kalian pahami terlebih dahulu pengertian perubahan yang dikehendaki atau di rencanakan.

Perubahan yang direncanakan adalah salah satu dari beberapa bentuk perubahan sosial yang dilakukan secara terstruktur.

Perubahan ini bisa terjadi karena sebelum itu sudah ada perencanaan oleh beberapa pihak yang disebut sebagai agen perubahan. Sebab, perlu dilakukan pertimbangan mengenai dampak akibat perubahan tersebut terhadap masyarakat sekitar.

Yuk pelajari juga mengenai contoh fenomena sosial di lingkungan sekitar kita

Contoh Perubahan yang Dikehendaki di Masyarakat

Berikut ini terdapat beberapa contoh dari perubahan sosial yang dikehendaki di dalam masyarakat, antara lain:

  1. Peralihan penggunaan kabel Indihome sebelumnya menggunakan kabel Tembaga sekarang sudah diganti serat Optik secara keseluruhan.
  2. Pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) untuk menekan jumlah pertambahan penduduk di seluruh wilayah Indonesia.
  3. Penggunaan aplikasi Gojek menjadi solusi utama untuk mengatasi kemacetan di kota padat penduduk sehingga jarak tempuh bisa menjadi lebih cepat dibandingkan kendaraan umum.
  4. Munculnya handphone genggam yang menggantikan telepon kabel membuat para penggunanya menjadi lebih nyaman karena bisa digunakan di mana saja.
  5. Tersedianya fitur M-Banking di setiap Bank sehingga para nasabah tidak perlu lagi harus ke kantor Bank untuk melakukan Transfer, kini cukup menggunakan HP android saja.
  6. Munculnya traktor sebagai alat untuk membajak sawah, dengan adanya technology ini para petani tidak menggunakan kerbau untuk membajak sawahnya.
  7. Saat ini sudah banyak sekali media pembelajaran baik melalui website atau youtube, sehingga banyak sumber informasi yang diperoleh selain di sekolah.
  8. Munculnya teknologi berbasis online seperti CCTV yang bisa memantau keamanan di suatu tempat dari tindak kejahatan.
  9. Perubahan cara berpakaian masyarakat yang awalnya hanya menggunakan pakaian adat daerah namun kini berubah menjadi lebih modern dan mengikuti fashion budaya luar.
  10. Perubahan cara berkomunikasi yang sebelumnya hanya melalui surat dan dikirim ke pos. Dengan kemajuan teknologi orang sudah mulai meninggalkan surat dan lebih menggunakan handphone atau email.
  11. Di bidang pendidikan sekarang sudah tidak ada lagi Ujian Nasional, dengan ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik.
  12. Tersedianya situs yang menyajikan berbagai macam jurnal internasional sehingga memudahkan mahasiswa dalam mencari referensi untuk penelitiannya.
  13. Tersedianya rokok elektronik yang bisa diisi ulang sebagai pengganti rokok dengan berbahan tembakau.
  14. Hadirnya tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara serentak, sehingga para pengendara yang malanggar lalu lintas akan diberi tahu kesalahan berlalu lintas melalui pesan atau diantar kerumah.
  15. Di bidang transportasi dulu orang berpergian menggunakan hewan seperti kuda, saat ini sudah banyak kendaraan yang bisa dipakai kemana saja.

Setiap perubahan yang terjadi karena sudah direncanakan beberapa diantaranya membawa dampak buruk, tapi ada juga yang membawa dampak positif terhadap masyarakat.

Oleh karena itu kita juga perlu bersiap diri terhadap perubahan sosial yang akan terjadi selanjutnya.

Apa yang dimaksud dengan Perubahan Tidak Dikehendaki?

Pengertian perubahan sosial yang tidak dikehendaki adalah perubahan yang terjadi tanpa dilakukan perencanaan sebelumnya.

Perubahan yang tidak direncanakan ini bukan berarti seluruhnya tidak bisa diterima oleh masyarakat, namun terkadang harus melakukan penyesuaian terlebih dahulu.

Di lain kasus perubahan yang tidak diharapkan masyarakat ini berjalan tidak selarah dengan apa yang diharapkan masyarakat.

Contoh Perubahan yang Tidak Dikehendaki di Masyarakat

Adapun contoh dari perubahan yang tidak direncanakan/dikehendaki antara lain yaitu:

  1. Munculnya gerakan reformasi pada tahun 1998 di Indonesia. Dengan adanya gerakan sosial dan politik ini menutup 32 tahun kekuasaan Orde Baru di masa pemerintahan Presiden Soeharto.
  2. Dulu sungai dikampung saat musim hujan tidak pernah banjir, sekarang hampir setiap hujan deras air sungai selalu meluap.
  3. Dulu di Kota Jakarta kendaraan masih tidak padat dan jarang terjadi kemacetan, sekarang setiap hari selalu terjadi kemacetan karena padatnya kendaraan yang melintas.
  4. Dulu budaya dan kesenian daerah menjadi salah satu yang menjadi perhatian masyarakat, seiring berjalannya waktu hal tersebut mulai ditinggalkan akibat dari masuknya kesenian yang lebih modern

Itulah beberapa contoh perubahan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Selamat membaca

Leave a Comment